Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ben Loory

Buku Tanpa Aksara - Ben Loory

Buku Tanpa Aksara Ben Loory  Penerjemah: Maggie Tiojakin - Fiksilotus Wanita itu kembali dari toko buku menenteng setumpuk buku. Ia membacanya dengan kecepatan tinggi, satu per satu, selama tiga minggu. Namun begitu ia membuka buku terakhir dari tumpukan buku yang dibelinya, wanita itu mengerutkan dahi. Semua halaman dalam buku itu kosong. Setiap halaman. Bersih. * Wanita itu kemudian membawa buku kosong tersebut kembali ke toko buku, tapi manajer toko menolak ketika wanita itu berusaha mengembalikannya. Si manajer beralasan bahwa di halaman kaver buku sudah tertera tulisan, Buku ini tidak berisi tulisan dan tidak bisa dikembalikan. Wanita itu mengamuk. Dia menjelaskan bahwa apabila dia tahu buku itu kosong, dia takkan membelinya. Namun si manajer tetap kukuh pada pendapatnya. Wanita itu segera beranjak pergi dari toko buku sambil mendesah kesal. Dilemparnya buku tersebut ke dalam tong sampah. * Beberapa hari kemudian, wanita itu melihat seo...

Tembok Misterius - Ben Loory

Tembok Misterius Ben Loory  Penerjemah: Maggie Tiojakin - Fiksilotus Adalah seorang laki-laki yang hidup di sebuah padang pintu. Ia menghabiskan seluruh hidupnya keluar-masuk pintu demi pintu yang bertebaran di sekelilingnya. Pertama, ia melangkah keluar, lalu ia melangkah masuk dari arah berlawanan. Sesekali, ia juga iseng keluar-masuk dari pintu yang berbeda. Selang-seling tak menentu. Menambah variasi. Selama bertahun-tahun, laki-laki itu telah melangkah keluar-masuk lewat ribuan pintu. Hal ini dia lakukan secara teratur, dua puluh empat jam sehari, seumur hidupnya. Lalu, suatu hari, tak sengaja ia menemukan sebuah tembok di tengah hamparan pintu. Awalnya, ia tidak menyadari keberadaan tembok tersebut — secara otomatis ia justru mengulurkan tangan untuk membuka tembok itu seraya melangkahkan kaki keluar, memperlakukannya sama seperti sebuah pintu. Tunggu! ujar laki-laki itu beberapa saat kemudian. Tunggu — apakah aku baru saja melewati tembok? Ia memutar t...

Garis Lurus - Ben Loory

Garis Lurus Ben Loory  Penerjemah: Maggie Tiojakin - Fiksilotus Seorang pria berjalan di jalur yang benar. Karena itu, hidupnya lurus dan penuh keberuntungan. Ketika ia memandangi pesawat telepon, misalnya, bisa dipastikan tidak lama telepon itu pasti berdering. Lalu, kapan saja dia merasa terdorong untuk bermain judi, dia juga selalu menang. Pria itu punya pekerjaan tetap, dan dia sangat cakap melakukan pekerjaan tersebut. Tampaknya tak ada hal di dunia ini yang terasa sulit baginya. Di kantor, ia menelepon orang-orang yang tepat dan mengatakan hal yang tepat pula, hingga jabatannya selalu dipromosikan dan ia tak luput meraup keuntungan berlipat. Suatu hari, pria itu berjalan kaki pulang ke rumah. Tiba-tiba sebuah mobil menabraknya. Begitu sadar, pria itu sudah terkapar di rumah sakit. Tidak masuk akal, bathinnya pada diri sendiri. Saat itulah dia mendapati bahwa jalur yang selama ini ia tekuni tak lagi hadir di hadapannya, hilang begitu saja, bak debu yang ...

Sang Pilot - Ben Loory

Sang Pilot Ben Loory  Penerjemah: Maggie Tiojakin - Fiksilotus Seorang pria menerbangkan sebuah pesawat melintasi lautan luas. Semakin lama ia merasa semakin lelah mengemudikan pesawat tersebut, namun tidak ada tempat baginya untuk mendarat, dan tidak ada tempat untuk berhenti—sejauh mata memandang hanya ada hamparan lautan luas sejauh ratusan mil. Kelopak mata pria itu semakin terasa berat; dan konsentrasinya pun buyar. Ia mulai membayangkan sebuah tenda—kalau bisa ia ingin mendirikan tenda di langit, dan merangkak ke dalamnya untuk melepas lelah. Tapi baru saja pikiran itu hinggap di kepalanya, sebuah tenda tiba-tiba terlihat tepat di hadapannya: mengapung di udara—berwarna oranye mencolok, seperti warna pelampung pilot tersebut. Bahan terpal tenda itu berkibar kembang-kempis ditiup angin. Pria itu tidak habis pikir. Kok bisa? Ia mengendarai pesawatnya mengitari tenda yang mengapung di udara. Betapa inginnya dia masuk ke dalam tenda itu. Betapa inginnya dia berba...