Postingan

Menampilkan postingan dengan label Shirley Jackson

Lotere - Shirley Jackson

Lotere Shirley Jackson  Penerjemah: Maggie Tiojakin - Fiksilotus Pagi itu, tanggal 27 Juni, cuaca terlihat terang dan sarat akan panas matahari, mengantarkan hawa musim panas yang hangat, saat bunga-bunga bermekaran dan rumput taman menghadirkan nuansa hijau segar. Sekitar pukul sepuluh, warga desa pun mulai berkumpul di alun-alun yang terletak di antara kantor pos dan bank. Di beberapa kota lain, banyak sekali warga yang mengikuti ajang lotere hingga proses pelaksanaannya memakan waktu dua hari dan harus dimulai lebih cepat, pada tanggal 26 Juni. Namun desa ini hanya dipopulasikan oleh 300 orang penduduk saja; oleh sebab itu proses pelaksanaan lotere memakan waktu tak lebih dari dua jam, dimulai pada pukul sepuluh pagi agar para warga dapat pulang ke rumah masing-masing di waktu makan siang. Seperti biasa, anak-anak yang paling pertama berkumpul. Tahun ajaran sekolah baru saja usai menyusul datangnya musim panas, dan umumnya murid-murid tidak tahu harus melakukan apa...

Charles - Shirley Jackson

Charles Shirley Jackson  Penerjemah: Maggie Tiojakin - Fiksilotus Di hari pertama Laurie, putraku, masuk sekolah TK, ia menolak untuk mengenakan celana korduroy dan bib (untuk menadah air liur) yang dulu menjadi seragam utamanya. Pilihannya sekarang: celana jeans dan sabuk. Aku mengantar Laurie sampai pintu depan dan mengamatinya melangkah pergi ke sekolah ditemani oleh seorang anak perempuan tetangga rumah. Entah kenapa, sejumput rasa sedih mendadak tumbuh di dadaku. Putraku yang manja dan menggemaskan kini telah berubah menjadi pemuda cilik bercelana jeans. Ia bahkan tidak ingat untuk berbalik dan melambai ke arahku dari sudut jalan seperti yang biasa ia lakukan. Pulang sekolah, Laurie masih bersikap sama. Pintu depan didorong dengan kasar, topinya dibiarkan jatuh tergeletak di lantai, dan teriakannya yang memekakkan telinga menggema ke seisi rumah: “Ada orang nggak sih?” Sementara itu, saat jam makan siang tiba, di mana kami sekeluarga menyempatkan untuk maka...