Dalam Pelukan Kubur - Mahmud Marhun
Dalam Pelukan Kubur Mahmud Marhun Penerjemah: Dinten - Ngulikata Oh, aku pasti sudah lama sekali tertidur. Tempat ini terasa sempit. Sulit untuk bernapas. Tunggu, biar kunyalakan dulu lampunya. Betapa gelapnya di sini. Dan mengapa aku sulit sekali untuk bernapas? Aduh! Membentur apa kepalaku ini, masak atap rumahnya ambruk menimpaku, bagaimana bisa? Eh, tunggu dulu, biar kupikir sebentar, aku di mana dan tempat apa ini? Oh! Tampaknya ada orang yang sedang menuju kemari. Sepertinya dia membawa lentera. Tunggu dulu, sepertinya dia bukan temanku. Tidak, aku tidak mengenali orang ini, dan dia juga tidak membawa lampu. Mungkinkah yang datang itu dua orang, dan cahaya dari mana itu? Cahaya apa yang menyala-nyala di atas itu? Sepertinya mereka sedang membicarakanku. Tunggu sebentar. Aku akan bertanya pada mereka. “Hei kalian, tempat apa ini?” “Kami tidak akan memberitahumu, tapi cepat atau lambat kau akan mengetahuinya. Kau harus memikirkannya sendiri, mencermati dir...