Postingan

Menampilkan postingan dengan label Virginia Woolf

A Haunted House - Virginia Woolf

A Haunted House Virginia Woolf  Penerjemah: Rijon - Kemudian PUKUL berapapun kau bangun akan terdengar derik pintu. Dari kamar ke kamar mereka bergerak, bergandengan, mengangkat ini, membuka itu, memastikan sesuatu—sepasang hantu. “Kita meninggalkannya di sini,” ujar yang perempuan. Yang laki-laki menambahkan, “Oh, tapi di sini juga!” “Di lantai atas,” gumam yang perempuan. “Dan di kebun,” bisik yang laki-laki. “Pelan-pelan,” kata mereka, “atau mereka akan bangun.” Tapi ini bukan soal kau membangunkan kami. Oh, bukan. “Mereka sedang mencari sesuatu; mereka menarik tirai,” seseorang mungkin berkata demikian, dan lantas melanjutkan sehalaman atau dua. “Sekarang mereka telah menemukannya,” seseorang yakin, menghentikan pensil pada garis tepi. Dan kemudian, lelah membaca, seseorang akan bangkit dan melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa rumah tersebut kosong-melompong, pintu-pintu terbuka lebar, hanya merpati-merpati hutan menggelagak dengan isi dan dengung mesin p...

Moments of Being. Slater's Pins Have No Points - Virginia Woolf

Moments of Being. Slater's Pins Have No Points Virginia Woolf Penerjemah: Rijon - Kemudian "PENITI-PENITI SLATER tidak punya kepala—begitu, ‘kan?" ujar Miss Craye, sambil berbalik sewaktu mawar pada gaun Fanny Wilmot jatuh, dan Fanny pun membungkuk, dengan telinga penuh musik, untuk mencari peniti di lantai. Kata-kata barusan memberinya kaget yang luar biasa, tepat sewaktu Miss Craye menghantam kord terakhir pada fuga Bach. Apa Miss Craye betul-betul pergi ke Slater dan membeli peniti-peniti, tanya Fanny Wilmot pada dirinya sendiri, terpaku sejenak. Apa dia berdiri di kasir dan menunggu sebagaimana orang lain, dan apa dia diberi tagihan dengan bungkusan tembaga, dan apa dia menyelipkan semuanya ke dalam tasnya, dan lantas, sejam kemudian, berdiri di depan meja riasnya dan mengeluarkan peniti-peniti tersebut? Apa perlunya dia dengan peniti? Sebagaimana dia tidak sering berpakaian berselubungan, seperti kumbang terkurung dalam sarungnya, biru di musim dingin, ...